siapa termenung/siapa menungggu/
galau hati makin menjadi-jadi/
suara itu terdengar sayup-sayup dari jauh/beritakan cinta yang penuh rindu membara/
siapa bersimpuh/siapa berair mata/
gundah jiwa makin merana/
mari kemari cinta/duduk bersama di selasar beranda/
menatap senja yang semakin jingga/mengkhayal masa yang kelak tiba/
silahkan termenung cinta/walau waktu hanya menunda/
kealpaan sekali mungkin biasa/bisa dihapus dengan sekali kata/
ahh..malam sudah datang rupanya/dan bintang menyapa lebih dulu dari gelap/
masih berfikir cinta/tunda saja/sandarkan dulu di pinggir beranda/
esok lagi cinta/mungkin masih ada hari yang lain esok/
saat terang menanjak perlahan/saat harap menjadi lebih nyata/
owh, cinta.....
BalasHapustopik paling abadi diantara para penulis.
have a nice writinh experience, dita... :)
selalu..selalu..
BalasHapusthx riel semangat "menulis terus sampai mati"
:)