Kamis, 19 Agustus 2010

"Harap untuk cinta"

suara itu datang sayup-sayup dari jauh/kabarkan kerinduan yang mendalam pada cinta/
siapa termenung/siapa menungggu/
galau hati makin menjadi-jadi/

suara itu terdengar sayup-sayup dari jauh/beritakan cinta yang penuh rindu membara/
siapa bersimpuh/siapa berair mata/
gundah jiwa makin merana/

mari kemari cinta/duduk bersama di selasar beranda/
menatap senja yang semakin jingga/mengkhayal masa yang kelak tiba/

silahkan termenung cinta/walau waktu hanya menunda/
kealpaan sekali mungkin biasa/bisa dihapus dengan sekali kata/

ahh..malam sudah datang rupanya/dan bintang menyapa lebih dulu dari gelap/
masih berfikir cinta/tunda saja/sandarkan dulu di pinggir beranda/
esok lagi cinta/mungkin masih ada hari yang lain esok/
saat terang menanjak perlahan/saat harap menjadi lebih nyata/





2 komentar:

  1. owh, cinta.....
    topik paling abadi diantara para penulis.
    have a nice writinh experience, dita... :)

    BalasHapus
  2. selalu..selalu..
    thx riel semangat "menulis terus sampai mati"
    :)

    BalasHapus