Minggu, 28 April 2013

Tersesat

Aku tersesat dalam jingganya malam/menangis dalam merah muda kehampaan/tanpa makna/tanpa jeda//

Aku merintih dikesunyian/corak-corak kesedihan menertawakan/tapak-tapak yg mengepal sengsara/ hina atau terasa hina//

Kemudian termenung/ruang kosong makin kosong/yang tertinggal ya tertinggal/kata pasrah jadi noda/memerah menjingga kemudian sunyi saja//

Selasa, 09 April 2013

Hujan Bulan Juni -Sapardi Djoko Damono-


tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu