Dan pemandangan itu kosong, hanya hampa meresap kerongga kalbu. Maka ku putuskan mengirim rindu yang sama kepadmu.
Supaya engkau rasai juga gumuruh rindu yang mengamuk di dalam jiwa.
“Mari kesini, duduk saja disebelah kami”
Diam saja bahagia, merasakan sayang hanya lewat sepotong bisu..
Dan kitapun tersenyum bersama, senyum yang oleh mimpi di kenangkan abadi.
28 Juli 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar